Posted by ardanti on Jul 14, '08 1:49 AM for everyone  | Category: | Movies | | Genre: | Action & Adventure |
Wiken kemaren jeng Vira berkunjung ke Bandung, dan hari minggunya kita jalan-jalan sama jeng Tanti, dan menonton film “Wanted” ini. Kata beberapa orang sih keren, apalagi yang main Angelina Jolie sama Morgan Freeman. Tapi ngga akan tau bagus atau ngganya kalo ngga nonton sendiri kan?
Film “Wanted” ini disutradarai Timur Bekmambetov (hmmm, orang manakah ini? Kok pake nama Timur ya? Oo…ternyata orang Rusia!!) dan ternyata adaptasi dari buku komik garapan Mark Millar dan J.G. Jones. Ceritanya tentang perkumpulan Fraternity, perkumpulan berumur seribu tahun yang mempunyai misi membunuh orang-orang jahat yang mengganggu ‘keseimbangan’ dunia. Nama-nama target yang harus dibunuh tersebut keluar dari terjemahan pintalan kain. Jadi kalau kita lihat tenunan kain dengan kaca pembesar, ada serat-serat yang ‘tidak pada jalurnya’ merepresentasikan kode-kode biner dan bisa diterjemahkan ke huruf-huruf.
Di film ini diceritakan Wesley (James McAvoy), seorang pekerja yang mudah depresi, bertemu dengan salah seorang anggota Fraternity, Fox(Angelina Jolie. Daripada stres dengan pekerjaannya, akhirnya Wesley resign dari kantor untuk menjadi pembunuh Fraternity, setelah melalui serangkaian latihan yang menjadikannya pembunuh terampil. Pemimpin Fraternity, Sloan (Morgan Freeman), memberi tahu Wesley bahwa ayahnya (yang tidak dia kenal karena meninggalkan dia sejak umur 7 hari) dibunuh oleh Cross (Thomas Kretschmann), orang yang keluar dari perkumpulan Fraternity. Dan salah satu target yang harus dibunuh oleh Wesley adalah Cross tersebut.
Kalau menurut aku sih, film ini agak berlebihan, dengan banyak special effect, dan slow motion ala “Matrix”. Kadang-kadang, visualisasinya ngga masuk akal (ya iya lah, aslinya kan dari komik). Cuma, kalau “Matrix” ceritanya sangat fiksi, kalau yang ini terlihat ingin dibikin realistis dibumbui dengan hal-hal mustahil. Untuk adegan actionnya, yaaaa…boleh juga, tapi ati-ati buat yang ngga tahan adengan kekerasan, film ini memperlihatkan cukup banyak adegan berdarah-darah.
Satu hal yang mengejutkan aku, pas bioskopnya terang setelah film selesai, banyak anak kecil (yaa..umurannya baru masuk SD gitu lah kira-kira) yang nonton!!!! Ada apakah dengan otak orang tua-orang tua mereka?!?!?! Kenapa anak sekecil itu dibiarkan nonton film dewasa yang banyak adegan kekerasan dan adegan lagin yang sama sekali ngga layak buat ditonton anak-anak?!?!?!
  | tfs ya danti, gw ada rencana mau nonton neh minggu ini tapi bingung antara wanted atau hancock ... |
 | rame rame..hehe..cuma pas adegan peluru nembus kepala, ya saya tutup mata aja..huehehe..ga nahan liat darah bo.. worthed untuk nonton di bioskop karena special effect-nya mungkin nggak akan kerasa terlalu special kalo nonton di tv yang kecil.. |
 | jadi inget waktu dulu ntn Jakarta Undercover ada ortu bawa anak2nya. Dan anak itu nangis ketakutan waktu Luna Maya ketakutan diburu-buru penjahat2 sadis.
Salah siapa coba? Filmmakernya? Huh. >:( |
| |
|